nasi kuning bandung

Nasi Kuning Bandung

Masyarakat Indonesia cukup akrab dengan nasi kuning.. Nasi yang diolah menggunakan bumbu kunyit merupakan citarasa khas gurih. Nasi kuning Bandung kerap disajikan saat momen penting, seperti ulang tahun, perayaan hari besar, syukuran, dan acara lainnya.

Meskipun sudah umum di kalangan masyarakat, tetapi belum banyak orang yang menyadari tentang sejarah dan makna pada makanan khas satu ini. Nasi kuning Bandung bukan sekadar sajian makanan yang dilahap sampai habis. Di dalamnya terkandung makna yang sarat akan harapan, kondisi sosial-kultural, dan ucapan bagi Yang Mahakuasa.

Berikut sudah kami rangkumkan makna yang terkandung di dalam nasi kuning yang patut Anda ketahui.

  • Warna kuning sebagai simbol kemakmuran. Nasi kuning Bandung diibaratkan sebagai warna emas yang melambangkan kemakmuran dan kekayaan. Harapan dari pembuatan nasi kuning adalah, agar kemakmuran, kekayaan, dan kesejahteraan selalu hadir di kehidupan sehari-hari.
  • Kerucut tumpeng menyimbolkan gunung. Tumpeng berbentuk kerucut menyimbolkan gunung, relevan dengan kondisi pulau Jawa yang memiliki banyak gunung. Masyarakat Jawa menganggap bahwa gunung merupakan sumber kemuliaan yang membantu kehidupan masyarakat. Dari gunung kita bisa mendapatkan sumber penghidupan, mulai dari sumber mata air, lahan untuk bercocok tanam, kelestarian alam, dan lain sebagainya.
  • Bentuk tumpeng turut menyimbolkan komunikasi. Komunikasi yang dimaksud adalah hubungan antara manusia dengan Sang pencipta. Melalui nasi kuning ini, komunikasi antara hamba dan Tuhan berjalan baik agar semua harapan bisa terkabul.
  • Lauk pauk memiliki banyak makna. Pada lauk telus rebus utuh yang harus Anda kupas sebelum mengonsumsinya bermakna sebagai etos kerja dan perlu perencanaan matang di setiap tindakan. Urap di nasi kuning Bandung bermakna sejumlah hak, seperti taoge melambangkan proses pertumbuhan (kemajuan) hidup manusia dan kacang panjang bermakna pemikiran jauh ke depan.
  • Cabai merah berbentuk kelopak bunga bukanlah hiasan saja, melainkan sebagai lambang penerang yang memberikan manfaat bagi orang lain.
  • Terakhir, ikan teri yang bermakna sebagai penjaga kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Bila diperhatikan, nasi kuning Bandung memiliki banyak makna yang patut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak mengherankan jika nasi kuning acap dibuat sebagai sajian pada hari-hari penting/istimewa.

Tinggalkan komentar

filling cabinet bandungoffice.com | SEO boost